Kumpulan catatan tentang Motivasi Islami ,Motivasi Karier ,Motivasi Bisnis ,Motivasi Personality

Tuesday, April 13, 2010

Berubah untuk Menjadi Lebih Baik



Beralih mungkin saja dapat disebut kata yang gampang disampaikan namun tidak gampang diwujudkan. Lantaran beralih condong ganti satu kondisi jadi kondisi yang tidak sama. Dapat 90 derajat, 120 derajat, atau bahkan juga 180 derajat. Makin besar rentang pergantian dikerjakan, jadi makin besar merasa kesusahan menghadang. Lantaran di dalamnya terasanya melepas yang telah jadi sisi diri, seakan lantas kehilangan sebagai umum dalam diri.
Bicara pergantian, bila kita cermati, kalau dalam kehidupan ini ada beberapa hal yang dilewatkan bakal beralih dengan sendirinya. Seperti siang bertukar malam, kuat jadi rapuh, muda jadi tua, serta segalanya yang disebut sisi dari peristiwa satu saat menuju peristiwa saat yang lain. Pergantian adalah satu keniscayaan yg tidak dapat dijauhi. Ia bakal hampiri serta ikuti pada siapa yang disebut makhluk ciptaanNya.

Walaupun ada yang beralih dengan sendirinya, ada juga yang butuh kita paksa untuk dapat merasai yang namanya kedewasaan, kematangan jiwa. Lantaran seperti yang disebutkan umumnya orang, jadi tua itu tentu, namun jadi dewasa yaitu pilihan. Ya, pilihan, pilihan bakal kesadaran diri, pilihan atas kemawasan diri. Lantaran saat melepas diri apa yang ada, jadi seperti mengalir tanpa ada arah, tanpa ada berikan makna untuk meresapi, tanpa ada mengambil ibrah atas saat yang dilewati. Bila itu yang berlangsung, lantas ke mana semuanya saat jadi?

Disebutkan, pergantian bakal tampak lebih bermakna saat pergantian yang dituju untuk jadi tambah baik. Serta lagi-lagi, seberapa besar arah pergantian dikerjakan, jadi makin besar juga halangan siap menyingkirkan. Lantaran memanglah jadi tambah baik bukanlah tanpa ada rintangan, bukanlah tanpa ada duri. Kelelahan, kepenatan, serta mungkin saja luka juga bakal berikan. Godaan yang membujuk untuk berhenti serta berbalik arah dari arah pergantian bukanlah tidak sekali, bahkan juga berulang-kali walaupun telah mendekati maksud.

Jadi, kunci mencapai kemampuan kurun waktu menuju tambah baik, satu diantaranya tersebutlah kesabaran. Kesabaran atas melalui saat, kesabaran atas melawan capek, kesabaran saat terasa saat tidak memihak kita. Kesabaran bakal mewujud jadi kemauan, berbentuk kemauan yang melindungi, kemauan yang mengantarkan kalau arah yang tambah baik bakal selesai baik juga.
Paling akhir, walaupun saat serta pergantian kadang-kadang merasa samar tampak, kapan untuk lakukan pergantian. Atau terasa kalau saat serta pergantian merasa sama-sama terikat terkait. Seperti, menginginkan beralih, namun menanti saat yang pas, atau menginginkan beralih namun terasa saat telah terlambat. Bila seperti itu, mungkin saja tak akan terkisah bebrapa teman dekat Rasulullah SAW mencapai kedudukan yang gemilang yang terlebih dulu bergelimang dalam kejahiliahan yang tidak tahu.

Terkisahlah, seperti Umar ibn Al-Khattab. Sang Al-Faruq, yang saat lalunya bila diingat bikin hati terperih serta mata menitik air mata yang tidak terperikan. Namun saat serta walaupun di umurnya 27 th., pergantian jadi pindah, perubahannya jadi tertonggaklah bakal sinar dakwah yang sembunyi-sembunyi jadi tegas serta jelas tampak. Jadi pembeda pada yang tampak serta yang tersembunyi dalam hati, walaupun karakter kerasnya juga jadi ujian baginya sampai terukirlah jadi satu diantara kegemilangan histori pembawa rahmatNya untuk sekalian alam.

Beralih untuk jadi tambah baik kadang-kadang memanglah pahit untuk dilewati, namun sebenarnya manis bila memaknai karenaNya. Beralih merasa awalannya adalah kehilangan sisi dalam rutinitas diri, namun beralih tidaklah kehilangan, ia cuma ganti yang lain jadi satu yang tambah baik. Mudah-mudahan ini mewujud seperti pindah, yang merubah keacuhan jadi kepekaan, merubah ketidakpedulian jadi sebentuk perhatian, merubah ketidaktahuan jadi pengetahuan, jadi tertuntunlah beberapa langkah ini seperti bila digambarkan dalam grafik pada saat serta prestasi, jadi garis yang terlukis bukanlah lurus datar, terlebih melengkung ke bawah, tetapi melengkung ke atas mencapai prestasi paling tinggi saat usia telah berhenti.
Istiqamahkanlah kami, ya Rabb.

Berubah untuk Menjadi Lebih Baik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 comments:

Post a Comment