Kumpulan catatan tentang Motivasi Islami ,Motivasi Karier ,Motivasi Bisnis ,Motivasi Personality

Wednesday, June 8, 2016

Kecerdasan Menghadapi Kesulitan





Kita tak pernah tahu, anak kita bakal terlempar ke sisi bumi Allah yang mana kelak, jadi izinkanlah dia belajar merampungkan masalahnya sendiri.



Janganlah memainkan semuanya peran,
ya jadi ibu,
ya jadi koki,
ya jadi tukang bersihkan.
ya jadi bapak,
ya jadi supir,
ya jadi tukang ledeng,
Anda bukanlah anggota tim SAR!
Anak anda tak dalam kondisi bahaya.
Tak ada tanda S. O. S!
Janganlah senantiasa memaksa untuk menolong serta melakukan perbaikan semua.
#Anak mengeluh lantaran mainan puzzlenya tak dapat nyambung jadi satu, " Sini... Bapak bantu! ".
#Tutup botol minum sedikit sulit di buka, " Sini... Ibu saja ".
#Tali sepatu susah diikat, " Sini... Bapak ikatkan ".
#Kecipratan sedikit minyak
 " Telah sini, Ibu saja yang masak ".
Kapan anaknya dapat?
Bila bala pertolongan nampak tidak ada bencana,
Apa yang berlangsung saat bencana benar2 datang?
Berikanlah anak2 peluang untuk temukan jalan keluar mereka sendiri.
Kekuatan mengatasi stress,
Merampungkan permasalahan,
serta mencari jalan keluar,
adalah ketrampilan/skill yang harus dipunyai.
Serta skill ini mesti dilatih untuk dapat trampil,
Skill ini akan tidak nampak demikian saja cuma dengan simsalabim!
_*Kemampuan merampungkan permasalahan serta bertahan dalam kesusahan tanpa ada menyerah dapat beresiko hingga beberapa puluh th. ke depan. *_
Bukanlah saja dapat bikin seorang lulus sekolah tinggi,
namun juga lulus melalui ujian badai pernikahan serta kehidupannya nantinya.
Nampaknya remeh saat ini...
Dengan cara apalah kelirunya kita bantu anak?
Namun bila anda selekasnya bergegas mnyelamatkannya dari semua kesusahan, dia bakal jadi ringkih serta gampang layu.
Sakit sedikit, mengeluh.
Berantem sedikit, minta cerai.
Permasalahan sedikit, jadi hilang ingatan.
Bila anda menggunakan banyak saat, perhatian, serta duit untuk IQ nya, jadi butuhkan juga hal yang sama untuk AQ nya.
AQ?
Apakah itu?
ADVERSITY QUOTIENT
Menurut Paul G. Stoltz,
AQ yaitu kecerdasan hadapi kesusahan atau kendala serta kekuatan bertahan dalam beragam kesusahan hidup serta tantangan yang dihadapi.
Tidakkah kecerdasan ini lebih utama dari pada IQ, untuk hadapi permasalahan keseharian?
Perasaan dapat melalui ujian itu mengagumkan enaknya.
Dapat merampungkan permasalahan, dari mulai hal yang simpel hingga yang susah, bikin diri makin yakin kalau memohon tolong cuma dikerjakan saat kita benar2 tak mampu lagi.
So, izinkanlah anak anda melalui kesusahan hidup...
Tidak jadi masalah anak alami sedikit luka,
sedikit menangis,
sedikit kecewa,
sedikit telat,
serta sedikit kehujanan.
Tahan lidah, tangan serta hati dari memberi pertolongan.
Ajari mereka mengatasi frustrasi.
Bila anda senantiasa jadi ibu peri atau guardian angel,
Apa yang berlangsung bila anda tak bernafas lagi keesokan hari?
Bisa2 anak anda turut mati.
Susah memanglah tidak untuk mengintervensi,
Saat lihat anak sendiri sulit, sakit serta sedih.
Terlebih jadi orang-tua, insting pertama yaitu membuat perlindungan,
Jadi melatih AQ ini yaitu ujian kita sendiri sebagai orang-tua.


Namun sadarilah,
hidup tidaklah gampang,
permasalahan bakal senantiasa ada.
Serta mereka mesti dapat bertahan.
Melalui hujan, badai, serta kesusahan,
yang terkadang tak dapat dijauhi.

Kecerdasan Menghadapi Kesulitan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 comments:

Post a Comment