Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin saja ada didalam fikiran beberapa orang, adakah usaha yang ditanggung berhasil? Adakah obat yang ditanggung mengobati? Adakah buku kaya yang ditanggung bakal bikin kaya? Adakah kursus usaha yang ditanggung bakal bikin berhasil dalam melakukan bisnis?
Mungkin saja Anda pernah lihat ada buku, e book, atau kursus yang tawarkan langkah berhasil dalam mencapai suatu hal. Betulkah bakal menanggung kita bakal berhasil sesudah membaca serta mengikutinya?
Analogi Usaha Ditanggung Sukses
Saya butuh menerangkan mengenai apa yang dimaksud ditanggung berhasil, obat yang ampuh, atau langkah anti tidak berhasil. Bila tak faham, Anda dapat terperosok pada dua keadaan yang sekalipun tak memberdayakan.
Keadaan pertama yaitu skeptis, di mana Anda tak yakin lagi. Sebagai contoh, saya telah membaca buku anu, ikuti kursus ini, namun tak berhasil. Semua bohong, cuma mencari duit saja.
Pada akhirnya dia tak pernah belajar lagi. Keadaan seperti ini akibat salah faham, akibat harapan “pasti sukses” yg tidak tercukupi. Pada akhirnya kapok belajar.
Keadaan ke-2 yaitu kebalikannya. Dia meyakini ada langkah berhasil yang tepat serta ditanggung bakal bikin dia berhasil. Masalahnya, dia terus menerus mencari langkah tepat. Bila dia temukan langkah atau cara baru, dia cobalah, nyatanya susah atau tidak berhasil. Dia bakal mencari langkah lain lagi, serta lagi. Masalahnya, saat dia bakal habis untuk usaha mencari.
Untuk hindari 2 keadaan yg tidak memberdayakan ini, kita mesti mengerti apa yang disebut mereka serta termasuk juga saya mengenai langkah berhasil mencapai suatu hal.
Kita pakai saja sebagai contoh Usaha Anti Tidak berhasil. Benarkan bakal menanggung Anda berhasil sesudah melihat video Usaha Anti Tidak berhasil?
Tips Usaha Anti Tidak berhasil (atau apapun itu) mesti kita fahami seperti satu peta. Umpamanya Anda bakal pergi dari Bandung menuju Surabaya. Anda beli peta atau lihat peta on-line (Google Map). Nah peta yang Anda beli atau Google Map yaitu peta yang memberikan jalan dari Bandung menuju Surabaya. Bahkan juga dengan pertolongan tehnologi GPS, Anda selalu dipandu hingga Surabaya.
Berarti, tips apapun yang Anda peroleh, itu seperti satu peta yang memberikan jalan dari satu tempat menuju tempat spesifik. Bila peta itu diikuti, pastinya akan hingga ke ketujuan. Berikut yang dimaksud tentu berhasil atau anti tidak berhasil.
Bila Tidak berhasil, Salah Siapa?
“Jika saya tidak berhasil, apa jaminan Anda? ”
Kita kembalikan ke analogi peta. Bila Anda telah mempunyai peta baik peta bikin ataupun Google Map, lalu Anda mulai pergi dari Bandung menuju Surabaya. Mendadak, jalan longsor tak dapat dilewati. Apakah peta yang salah?
Mendadak mobil Anda ruksak. Apakah peta yang salah? Bahkan juga, mungkin Anda jemu serta malas lantaran perjalanan begitu jauh. Apakah peta yang salah? Mungkin saja, orang itu wafat dalam perjalan. Apakah peta yang disalahkan?
Anda faham hingga di sini?
Berarti, tips apapun itu, baik buku, e book, video, seminar, maupun kursus, bakal memberikan jalan yang benar, yang telah dapat dibuktikan, atau telah diuji dengan cara ilmiah dalam mencapai suatu hal. Tips itu seperti peta yang memberikan jalan atau langkah meraih suatu hal. Namun, peta tak menanggung Anda bakal hingga serta tak dapat disalahkan.
Terkecuali bila ada orang yang jual peta palsu pada Anda atau peta yang telah kadaluarsa.
Jadi, tak pas waktu Anda menyalahkan satu buku, e book, video, kursus, atau seminar. Kegagalan yaitu sisi perjalanan Anda menuju berhasil.
Perjalanan Sukai Ada Masalah, Keadaan Dapat Berubah
Sesudah Anda memegang peta yang benar, ada beberapa aspek yang dapat menghalangi bahkan juga menghambat Anda dalam mencapai berhasil. Petanya telah benar. Yang butuh Anda kerjakan yaitu Anda menangani kendala serta rintangan itu bila ingin berhasil.
Bila mobil Anda mogok, berarti perbaikilah mobilnya bila masihlah menginginkan ke Surabaya. Bila jalan rusak, cari alternatif. Bila betul-betul tak ada jalan, tunggulan hingga jalan diperbaiki. Bila Anda capek, istirahatlah. Bila Anda bingung membaca peta, bertanyalah pada orang yang memiliki pengalaman.
Demikian halnya dalam mencapai berhasil. Sesudah Anda mengerti langkah mencapai berhasil apapun. Ikuti cara tersebut. Bila ada rintangan serta kendala, jadi mencari langkah untuk mengatasinya. Mungkin saja tak ada yang salah dengan tips yang Anda punyai, yang dibutuhkan yaitu tekad Anda menangani kendala serta halangan itu.
Bahkan juga, jalan tol juga tak betul-betul bebas kendala. Seringkali kita mendengar jalan tol yang rusak, jalan tol yang macet, dsb.
Terkadang kita butuh lakukan penyesuaian. Waktu kita telah mempunyai peta dari orang lain berdasar pada pengalamannya, nyatanya keadaannya tidak sama. Bukanlah peta yang salah. Waktu orang lain membuatnya, peta itu benar. Namun mungkin saja terdapat beberapa pergantian sekarang ini. Bukanlah menyalahkan peta, namun kerjakan penyesuaian supaya peta itu sesuai sama keadaan sekarang ini.
Manusia Cuma Berupaya, Allah Yang Memastikan
Anda pernah mendengar ungkapan ini? Ya sudah pasti. Pekerjaan kita berupaya optimal. Mempunyai peta atau mempunyai tips dalam mencapai suatu hal yaitu dalam rencana optimalisasi ikhtiar kita. Atau ikhtiar semaksimal mungkin saja. Akhirnya tetaplah ditangan Allah. Kita cuma ikuti perintah-Nya untuk berupaya semaksimal kita, bukanlah semau kita.

Teruslah berjuang
ReplyDelete